Perkasa News
NEWS TICKER

Galian Tanah Merah di Desa Sukamanah Mengancam Pengguna Jalan

Friday, 21 May 2021 | 4:05 am
Reporter: Ading Sumardi
Posted by: Perkasa News
Dibaca: 25

PERKASANEWS.ONLINE, LEBAK —Aktivitas galian tanah merah di kampung Cilangkap, Desa Sukamana, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak-Banten sebabkan licinnya ruas Jalan Raya Soekarno-Hata/Rangkasbitung -Citeras hingga menimbulkan kecelakaan pengendara terutama roda dua.

Dari pantauan awak media penyebab licinnya jalan tersebut akibat aktivitas galian tanah yang tidak mengindahkan K3, ditambah di ruas jalan raya tersebut minim penerangan, sehingga para pengendara yang melintas di jalan raya tersebut harus extra hati-hati. Bahkan sejumlah pengendara roda dua banyak yang terjatuh.

Ratna salahsatu pengguna jalan yang melihat kejadian kecelakaan di jalan tersebut menuturkan, jatuhnya para pengendara roda dua di akibatkan banyaknya tanah merah yang berserakan di bahu jalan akibat dampak dari aktivitas galian tanah merah yang tidak mengindahkan ketertiban, kenyamanan dan keselamatan (K3).

“Malam ini saja sudah ada 4 (empat) orang yang terjatuh, kalau di biarkan terus saya hawatir akan banyak korban mengalami hal yang sama. Untuk itu saya berharap kepada pihak terkait agar menindak tegas pengelola galian tanah merah tersebut,”ungkapnya pada awak media Kamis malam (20/5/2021).

Ditempat yang sama, Tawan (39) warga kampung Ketileng, Desa Talok, kecamatan Keresek, kabupaten Tanggerang. Salah satu pengendara roda dua korban jatuh mengatakan, di jalan tersebut minim penerangan jalan (PJU), di tambah bahu jalan tertutup lumpur tanah merah.

“Saya tidak tahu kalu di lokasi tersebut sedang ada aktivitas galian tanah merah.
Harusnya ada rambu-rambu, bahwa di daerah tersebut sedang ada aktivitas galian tanah merah, dan memberikan himbauan kepada pengendara bahwa di jalan tersebut Licin,”ungkapnya lirih.

Lanjut kata Tawan dirinya berharap semoga pihak pengusaha galian tanah merah agar mengutamakan keselamatan pengguna jalan.

“Jangan sampai merugikan dan membahayakan orang banyak,”tegasnya.

Dari berita sebelumnya awak media masih mencoba mengkonfirmasi pihak terkait.

Editor : Redaksi.

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

Perkasa News Copyright 2020 ©. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer.