Perkasa News
NEWS TICKER

Kecewa; Warga kp Kondang Dengan Pembangunan Pihak Desa Cuek

Monday, 31 May 2021 | 6:35 am
Reporter: Wahyu
Posted by: Perkasa News
Dibaca: 144

PERKASANEWS.ONLINE, SERANG —Pembangunan jalan rabat beton yang berada di kp kondang RT/RW ,15/04 Des Bandung kec bandung menuai kontroversi dan menyita perhatian publik.Senin, (31/5/2021).

Bermula dari adanya pengerjaan pembangunan rabat beton yang ada di kp kondang ,yang bersifat swakelola masyarakat dan pada akhirnya tidak sesuai dengan upah atau pun kesepakatan, hasil pengerjaan berikut dampak dari pengerjaan proyek tersebut warga KECEWA dan merasa dirugikan secara materil.

Selamet Haryanto ( warga kp kondang ),saat dikonfirmasi mengungkapkan,”saya mewakili warga kp kondang tidak puas dengan hasil pengerjaan karena menurut saya pengerjaan nya tidak sesuai dengan ukuran dan dampak dari proyek tersebut jalan yg menuju rumah kami rusak dan Tidak ada perbaikan dari pihak TPK tersebut akhirnya kami melakukan iuran dari semua warga untuk membeli batu untuk memperbaiki jalan agar bisa kami lalui,”ungkapnya.

Menyikapi berita sebelum nya yang sudah beredar di media Jef Sihombing mahasiswa fakultas hukum semester akhir universitas bina bangsa,terketuk hatinya dan penasaran dengan permasalahan yang ada di Kp Kondang Jef pun berbincang dengan warga dan menyimpulkan bahwa tidak adanya koperatif dari pada aspirasi masyarakat atau perangkat Desa Bandu,dan harapan saya masyarakat lebih didengarkan lagi,”ucapnya.

Di tempat yang berbeda Supiana ( ketua BPPKB DPC kab Serang ) melalui Supriadi SH ( Kabid SDM BPPKB BANTEN DPC kab Serang ),dan Dede Hilman ( Kabag Satgasus ),Selaku penerima kuasa atas perwakilan dari masyarakat menjelaskan, terkait dengan permasalahan tersebut
Sesuai dengan UU No 20 Thn 2021 Tentang Atas Perubahan UU No 31 thn 1999 Pasal 41, “Masyarakat Dapat Berperan Serta Membantu Upaya Pencegahan Dan Memberantas Tindak Pidana Korupsi.

” Dan kami sudah melapdukan ke instansi terkait baik tingkat kecamatan , Polsek, inspektorat, polres dan Polda.

harapan kami mohon segera ditindaklanjuti baik secara sanksi administrasi maupun sanksi hukum yang berlaku di negara kesatuan republik Indonesia.

Sampai berita ini di naikan kami masih menunggu hasil dari pada proses perkembangan dari pihak pihak terkait.

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

Perkasa News Copyright 2020 ©. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer.