Perkasa News
NEWS TICKER

Ketua Bakomubin Sumut Imbau Warga Tidak Mudik .

Saturday, 8 May 2021 | 1:02 pm
Reporter: Enggar Perkasa Group
Posted by: Perkasa News
Dibaca: 22

PERKASANEWS.ONLINE, MEDAN —Pemerintah secara resmi telah melarang mudik Lebaran 2021 selama 6-17 Mei 2021. Hal itu diumumkan dalam Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 dari Satgas Penanganan COVID-19 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran COVID-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Sebelum dilakukan pelarangan mudik lebaran 2021, Pemerintah telah melakukan pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) 2 pekan sebelum masa peniadaan mudik, yakni 22 April-5 Mei 2021dan akan dilanjutkan sepekan setelah masa peniadaan mudik yakni 18-24 Mei 2021.

Terkait hal tersebut, Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah Badan Kordinasi Muballigh Indonesia Sumatera Utara (DPW Bakomubin Sumut) H. Ardiansyah Saragih, SH,.MH mendukung penuh kebijakan yang diambil oleh Pemerintah terkait larangan untuk melaksanakan mudik kepada masyarakat.

“Keputusan melarang masyarakat untuk mudik adalah keputusan berat, namun kita yakin kebijakan ini diambil Pemerintah dengan mempertimbangkan keselamatan masyarakat ditengah situasi COVID-19 yang belum usai,” ucap Ketua DPW Bakomubin Sumut H. Ardiansyah Saragih, SH,.MH didampingi Sekretaris Umum Drs. Zulkarnaen Sitanggang, MA,Sabtu (8/5)

Dirinya juga turut menghimbau kepada masyarakat khususnya di Sumatera Utara agar mengikuti arahan Presiden Joko Widodo dari pusat maupun arahan Gubernur Edy Rahmayadi serta Bupati/Walikota di daerahnya masing-masing agar jangan dulu melaksanakan mudik pada saat lebaran tahun ini.

“Kita turut menghimbau kepada masyarakat, khususnya masyarakat Sumut untuk menunda rencana melaksanakan mudik lebaran tahun ini. Mari kita ikuti arahan pemerintah dalam upaya menekan laju penyebaran virus COVID-19 ini,” ucap H. Ardiansyah Saragih.

H. Ardiansyah Saragih yang juga Ketua umum DPP GEMAIS itu memahami keinginan kuat masyarakat untuk melaksanakan mudik bertujuan untuk membangun silaturahmi serta melalui mudik ke kampung halaman masyarakat langsung bisa bermaaf-maafan dengan saudara yang selama ini terpisah karena harus merantau keluar kampung.

“Namun saat ini situasinya berbeda, dengan pandemi yang belum berakhir kita tidak ingin membawa virus ke kampung kita ataupun sebaliknya. Ada yang mungkin yang berpendapat dirinya telah divaksin COVID-19 sehingga bebas kemana saja. Tapi itu tidak jaminan utama, menjalankan prokes tetap menjadi upaya paling efektif mencegah penyebaran virus tersebut,” lanjut H. Ardiansyah Saragih.

Maksimalkan Penggunaan Teknologi Komunikasi dan Layanan Kiriman Uang

Menurut H. Ardiansyah Saragih perkembangan teknologi yang semakin canggih merupakan solusi terbaik yang dapat kita ambil dalam upaya untuk terus dapat menjalin silaturahmi dengan sanak famili dan kita ikut ambil peran dalam upaya mencegah penyebaran virus ini dengan tidak melaksanakan mudik.

“Kita bisa memaksimalkan penggunaan smartphone yang kita miliki melalaui aplikasi video call dan jika ada niat ingin berbagi rezeki dengan sanak saudara dapat pula menggunakan layanan pengiriman uang yang sudah semakin banyak saat ini,” lanjutnya.

Terakhir H. Ardianyah Saragih mengajak masyarakat khususnya umat Islam untuk tidak terjebak dengan polemik mudik serta ikut menyalahkan Pemerintah. Alangkah baiknya memomentum di penghujung Ramadhan ini kita gunakan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah kita.

“Di penghujung Ramadhan tahun ini mari kita perbanyak ibadah, memohon ampun kepada Allah SWT serta tentunya memohon agar Allah angkatkan wabah ini sehingga kita bisa berkumpul lagi bersama keluarga untuk melaksanakan silaturahmi,” pungkasnya.

Penulis : Enggar B, S.Pd.
Dilansir: Avid.

Berita Lainnya

Perkasa News Copyright 2020 ©. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer.