Perkasa News
NEWS TICKER

Program PTSL Di Kabupaten Serang Dikeluhkan Warga.

Sunday, 7 November 2021 | 4:08 pm
Reporter: Wahyu/TIM.
Posted by: Perkasa News
Dibaca: 64

PERKASANEWS.ONLINE, SERANG —Lambannya proses pembuatan sertifikat tanah selama ini menjadi pokok perhatian pemerintah. Untuk menanggulangi permasalahan tersebut, pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN telah meluncurkan Program Prioritas Nasional berupa Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Seperti kita ketahui bahwa Metode (PTSL) ini merupakan inovasi pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat: sandang, pangan, dan papan. Program tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri No 12 tahun 2017 tentang (PTSL) dan Instruksi Presiden No 2 tahun 2018.

Namun, ada beberapa warga di Kp.Kedung wungu Desa Kamaruton Kec.Lebak Wangi Kab.Serang yang mengeluhkan terkait Sertifikat rumahnya yang hingga saat ini belum dikeluarkan oleh pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Serang, dimana pemerintah telah mengadakan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) gratis Untuk Masyarakatnya.

Akan tetapi, sampai saat ini Sertifikat Milik warga Kp.Kedung wungu masih juga belum dikeluarkan Contohnya Warga berinisial AH yang mengaku belum menerima sertifikat yang diadakan oleh pemerintah tersebut. AH mengatakan seperti terkesan ada permainan.

AH juga menjelaskan kepada tim Awak Media bahwasannya Sertifikat rumah miliknya hingga saat ini masih belum dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Serang.

“Sudah bertahun-tahun Sertifikat Rumah saya belum juga di Keluarkan oleh pihak BPN,ada apa sebenarnya ini,?? tetangga saya aja yang awal tanahnya beli dari saya yang memang dulunya satu surat dengan tanah rumah saya ini udah keluar tapi kok punya saya belum juga keluar jangan menyepelekan,”ungkapnya kepada tim awak media.Minggu,(07/11/2021).

Smentara itu, menurut keterangan Rifa’i yang bekerja di Badan Pertanahan Nasional BPN Kabupaten Serang ketika dihubungi melalui via WhatsApp bahwa dirinya mengatakan sudah bertemu dengan pihak Desa dan sudah mengkoordinasikan terkait status tanah tersebut.

“Kemarin saya sudah ketemu dengan pihak Desa pak jas, saya sudah kordinasikan, tanah bapak masuk dalam ploting Indah Kiat, besok saya akan koordinasikan dengan atasan saya dulu pak, nanti saya hubungi untuk klarifikasi kekantor pak,”terangnya.

Akan tetapi,menurut keterangan dari pihak perusahaan Indah Kiat saat di temui di kediamannya Iqbal mengatakan Bahwa Tanah milik Inisal AH tidak ada datanya artinya tidak masuk ke data tanah yang sudah dijual ke perusahaan Indah Kiat

“Dari perusahaan Indah Kiat tidak ada datanya pak,dan saya juga tau bahwa tanah dan bangunan milik AH itu tidak dijual ke perusahaan Indah Kiat karena waktu pengukuran saya ikut dan juga saya tau itu” tegasnya.

Iqbal juga menambahkan ,kalau memang pihak BPN minta agar di cabut dirinya akan melakukan itu tapi karena datanya tidak ada jadi tidak ada dasar.

“Akan saya cabut,cuman disini apanya yang mau di cabut lah wong datanya aja tidak ada kok,”tutupnya.

Sebelum berita ini di muat tim awak media masih mencoba mengkonfirmasi pihak-pihak terkait.

Editor : Redaksi.

Berita Lainnya

Perkasa News Copyright 2020 ©. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer.