Perkasa News
NEWS TICKER

Indikasi Terjadinya Pemberangusan Pengurus Serikat Buruh di Merk Nike ? Siapa Sesungguhnya yang Patut Menjadi Terduga Pelaku Utama?.

Sunday, 3 October 2021 | 12:47 pm
Reporter: Akmal Perkasa
Posted by: Perkasa News
Dibaca: 25

PERKASANEWS.ONLINE, — Oleh Ary Joko Sulistyo (Ketua Umum DPP FSB Garteks) dan Trisnur Priyanto (Sekretaris Jenderal DPP FSB Garteks). Tanggal 01 Oktober 2021.

Nike merupakan perusahaan raksasa di sektor TGSL yang perusahaannya ada di beberapa negara termasuk di negara Indonesia. Nike sendiri telah memiliki “Code Of Conduct” atau “Standar Panduan Kebijakan Nike” yang disebut CoC, juga sebagai syarat mutlak jika ingin berbisnis dengan merk Nike, pemasok wajib menerapkan dan mengintegrasikan persyaratan yang tertuang dalam CoC tersebut. Pemasok merk Nike disetiap negara wajib mematuhi dan tunduk pula kepada UU di negara pemasok.

Salah satu prasyarat yang tertuang dalam CoC tersebut adalah tentang Kebebasan Berserikat, disana secara garis besar pekerja atau buruh diberikan keleluasan hak untuk bergabung atau tidak dengan serikat buruh, bebas dari intervensi, larangan balas dendam.

Saat ini di Indonesia sendiri, tepatnya Provinsi Banten ada 4 perusahaan pemasok merk Nike yaitu :
1. PT. Victory Chingluh Indonesia
2. PT. Ching Luh Indonesia
3. PT. Eagle Nice Indonesia
4. PT. Nikomas Gemilang

Yang patut diduga kuat telah melakukan praktek praktek pemberangusan serikat buruh khusunya terhadap keberadaan Federasi Serikat Buruh (FSB) Garteks, saat FSB Garteks hadir di keempat perusahaan tersebut, diindikasikan ada upaya-upaya praktek Union Busting, Diskriminasi Kebebasan Berserikat.

Bahkan yang terjadi di PT. Victory Chingluh Indonesia yang beralamat di Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang dan PT. Ching Luh Indonesia beralamat di Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang, sudah tidak disebut lagi indikasi, perusahaan perusahaan tersebut telah terang terangan melakukan PHK terhadap Pengurus Komisariat (PK) FSB Garteks, hal ini jelas kedua perusahaan tersebut sangat kuat dan meyakinkan telah melakukan praktek Union Busting.
Nike harus bertanggung jawab akibat ulah dugaan kearogansian kedua perusahaan ini.

FSB Garteks selalu mengedepankan dialog, tapi jika dialog ditutup, FSB Garteks akan menggunakan “Hukum Adat” yang selama ini dihindari. Kita akan gaungkan ke seluruh pelosok negeri akan tindakan perusahaan Nike atau perusahaan pemasok merk Nike tersebut.

FSB Garteks akan membangkitkan kembali slogan “Militan” kepada anggotanya, dengan melakukan aksi di Kantor Nike Jakarta, kampanye kampanye di berbagai sosial media dan lain lain.

Satukan barisan, kita akan menggelar hajatan di Nike Jakarta. Jika perusahaan pemasok merk Nike tidak mempekerjakan kembali Pengurus Komisariat FSB Garteks yang di PHK dan memberikan hak Kebebasan Berserikat.

Dan yang terjadi di Kabupaten Serang, isu yang dibangun oleh manajemen PT. Eagle Nice Indonesia dan rival FSB Garteks begitu miris, adanya hembusan isu jika FSB Garteks masuk ke perusahaan tersebut maka order Nike akan cabut atau hengkang dari Indonesia. Sepertinya isu tersebut sengaja dihembuskan oleh pihak pihak yang tidak suka dengan gerakan nyata FSB Garteks, takut masuknya FSB Garteks menjadi kompetitor dalam meraup anggotanya, karena gerakan FSB Garteks murni membela kepentingan anggota dan buruh bukan kepentingan segelintir elit ataupun pengurusnya.

Federasi Serikat Buruh Garteks
Cerdas… Berani… Militan.

Editor : Enggar,B.

Berita Lainnya

It seems we can’t find what you’re looking for. Perhaps searching can help.

Perkasa News Copyright 2020 ©. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer.